Drelectric Online
BLOG

Booming AI: Micron dan SK Hynix Tembus Nilai Pasar $1 Triliun Pecahkan Rekor

Oleh Tim Drelectric 3 menit membaca 2026-05-28

Micron Technology berhasil melampaui valuasi $1 triliun untuk pertama kalinya pada hari Selasa. Hanya berselang satu hari, produsen chip asal Korea Selatan, SK Hynix, menyusul masuk ke kelompok elit tersebut.

Analisis dari The Wall Street Journal menunjukkan pertumbuhan Micron mencetak sejarah baru. Perusahaan ini hanya membutuhkan waktu 48 hari untuk melompat dari valuasi $500 miliar ke $1 triliun, lebih cepat daripada Meta, Amazon, bahkan Nvidia.

Tren ini memperpanjang daftar raksasa teknologi yang diuntungkan oleh AI. Menyusul Apple yang pertama kali menembus angka tersebut pada 2018, kini total ada 11 perusahaan AS yang bernilai di atas $1 triliun, termasuk Samsung yang mencapainya bulan ini.

Proyeksi Optimis Wall Street dan Target S&P 500

Para analis Wall Street memprediksi pertumbuhan pasar saham masih akan terus berlanjut berkat suntikan dana infrastruktur AI. Strategis dari Goldman Sachs memperkirakan pertumbuhan laba perusahaan tahun ini akan mencapai 24%.

Analis UBS bahkan melipatgandakan target harga saham Micron menjadi $1.625 dari sebelumnya $535 per saham. Rekomendasi ini memicu saham Micron melonjak 19% dalam sehari, mencatatkan hari terbaik kelima dalam sejarah perusahaan.

Pendiri Yardeni Research, Ed Yardeni, memprediksi indeks S&P 500 akan reli hingga menyentuh angka 8.250 pada akhir tahun. Optimisme serupa juga diikuti oleh institusi besar seperti Oppenheimer, Deutsche Bank, dan Morgan Stanley yang menaikkan target mereka ke level 8.000.

Risiko yang Membayangi Pertumbuhan Pasar Saham

Meskipun pertumbuhan laba emiten S&P 500 saat ini merupakan yang tertinggi sejak 2021, dominasi masih dipegang oleh kelompok 'Magnificent 7'. Data FactSet menunjukkan realisasi laba ketujuh raksasa teknologi tersebut melampaui estimasi hingga 32,5%.

Namun, pasar global tetap menghadapi tantangan berat. Ben Snider, Chief U.S. Equity Strategist Goldman Sachs, memperingatkan adanya ancaman eksternal seperti guncangan energi akibat perang Iran yang sedang berlangsung.

Faktor lain yang patut diwaspadai oleh investor adalah kenaikan imbal hasil obligasi (bond yields). Selain itu, keputusan suku bunga Federal Reserve pada 17 Juni mendatang berpotensi menekan keuntungan korporasi jika inflasi kembali memicu kenaikan suku bunga.

TOPIK
Saham AI Micron Technology Pasar Saham Wall Street Teknologi Semikonduktor
Admin Store & Elektronik Specialist

Tim Drelectric Online siap membantu Anda menemukan produk elektronik terbaik dengan harga terjangkau. Berpengalaman dalam bidang elektronik rumah tangga, gadget, dan aksesoris.